Senin, 22 September 2014

Filled Under:

MAKALAH PRAKTEK : PEMBELAJARAN BERWAWASAN KEMASYARAKATAN


TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM)
KEPENGHULUAN DESA PEMATANG IBUL
KECAMATAN BANGKO PUSAKO
KABUPATEN ROKAN HILIR



LAPORAN PRAKTEK

Sebagai Salah Satu Syarat Praktek
Mata Kuliah : PDGK 4306
Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan


UNIVERSITAS TERBUKA
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhK-qCIt4SUJ5Uvt9cJ1V3jhwcTNIjI0yrNvNpFvcw-C0_NoHHw-8StGewwM5_bG_HUfxSkrxLomoowLsqfhsotnd-StLMS-o6SJRA0N5ZR5BZQ6XBk2eXlqIMM32jWko1gcjdp2BiWOg8/s200/logo+ut+2.jpg









OLEH
AFRIODAH
NIM. 824500958
KELAS


PROGRAM S1 PGSD GURU KELAS
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UPJJ-UT 16 PEKAN BARU POKJAR BANGKO
UNIVERSITAS TERBUKA
PEKAN BARU
2014

KATA PENGANTAR


            Assalamualaikum Wr. Wb.
            Alhamdulillah puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah begitu banyak melimpahkan segala rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas praktek pembelajaran berwawasan kemasyarakatan.
            Tugas praktek ini adalah untuk memenuhi syarat dalam penyerahan laporan praktek mata kuliah pembelajaran berwawasan kemasyarakatan. Adapun judul dalam penulisan tugas praktek ini adalah “Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kepenghuluan Desa Pematang Ibul Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir”.
            Pada Kesempatan ini penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih yang setulus-tulusnya atas semua saran, bimbingan dan bantuan kepada :
1.      Bapak Camat Kecamatan Bangko Pusako
2.      Bapak Sudirman selaku Kepala Desa Pematang Ibul
3.      Bapak Musnar Indra Daulay, M.Pd, selaku Dosen mata kuliah Pembelajaran Berwawasan Kemasyarkatan.
4.      Ayah dan Ibunda yang memberikan dorongan spiritual dan material dalam pembuatan tugas ini. 
5.      Rekan-rekan seperjuangan mahasiswa S1 PGSD Guru Kelas Universitas Terbuka UPJJ-UT 16 Pekan Baru Pokjar Bangko.
Tugas praktek Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saran, kritik dan masukan yang bersifat membangun sangat penulis harapkan semoga hasil dari tugas praktek Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.
Akhirnya penulis mengucapkan terima kasih.



                                                                        Pematang Ibul,  September 2014




                                                                                             Penulis


DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR ......................................................................................    i       
DAFTAR ISI ....................................................................................................    ii
DAFTAR TABEL ............................................................................................    iii
DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................    iv
BAB I PENDAHULUAN ...............................................................................    1
            1.1 Latar Belakang ...............................................................................    1
            1.2 Rumusan Masalah ..........................................................................    3
            1.3 Tujuan Praktek ...............................................................................    3
            1.4 Manfaat Praktek .............................................................................    3
BAB II PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN ..................................    5
            2.1 Penataan Praktek ............................................................................    5
            2.2 Parameter Praktek ..........................................................................    5
            2.3 Instrumen Praktek ..........................................................................    5
            2.4 Prosedur Praktek ............................................................................    6
                        2.4.1 Persiapan .........................................................................    6
                        2.4.2 Pelaksanaan Tindakan Kegiatan TBM ...........................    9
BAB III EVALUASI DAN HASIL KEGIATAN .........................................   10
            3.1 Temuan Hasil Kegiatan .................................................................   10
            3.2 Evaluasi Proses ..............................................................................   12
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ........................................................   14
            4.1 Kesimpulan ....................................................................................   14
            4.2 Saran ..............................................................................................   14  
DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................   15
LAMPIRAN



DAFTAR TABEL

Tabel 1 Interval dan Kategori Peserta dalam Kegiatan Akhir Pembelajaran .....    6

 
BAB I
 PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang
            Taman Bacaan Masyarakat (TBM) merupakan lembaga yang menyediakan bahan bacaan yang dibutuhkan oleh masyarakat sebagai tempat penyelenggaraan pembinaan kemampuan membaca dan belajar. Selain itu, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) juga merupakan tempat yang digunakan sebagai tempat untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat, khususnya yang bersumber dari bahan pustaka, bahan pustaka itu sendiri merupakan semua jenis bahan bacaan dalam berbagai bentuk media.
            Salah satu program pendidikan sebagai tindak lanjut dan implementasi program pemerintah yang turut mendukung keberhasilan pembangunan dunia pendidikan adalah adanya pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). TBM adalah salah satu program pemerintah yang mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 6 ayat (4), tercantum bahwa satuan pendidikan non formal terdiri atas lembaga khusus, lembaga pelatihan, kelompok belajar pusat kegiatan belajar masyarakat, majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis.
            Peningkatan kualitas sumber daya masyarakat dalam bentuk program TBM yang dirintis sejak tahun lima puluhan, berupa program kegiatan Taman Pustaka Rakyat (TPR), kemudian diperbaharui pada tahun 1992/1993 dengan adanya program kegiatan TBM. Dengan adanya program kegiatan TBM ini diharapkan nantinya dapat mewujudkan masyarakat gemar belajar (learning Society) dengan salah satu indikatornya berupa masyarakat gemar membaca (reading society).
            Selain itu dengan kegiatan TBM ini diharapkan pula dapat meningkatkan kemampuan,pengetahuan, keterampilan dan memperluas wawasan bagi mereka yang melek aksara, serta bagi mereka yang putus sekolah atau tamat sekolah tetapi tidak melanjutkan sebgai bekal atau berusaha secara mandiri dalam setiap aktifitas mereka dalam kehidupan di masayarakat.
            Masyarakat Kepenghuluan Pematang Ibul Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir. Sebagian besar adalah warga pendatang dari berbagai pulau seperti Jawa, Sulawesi, Kalimantan dll. Mereka datang ke Desa Pematang Ibul sebagai perantauan dan membawa anak-anak mereka sehingga ada beberapa masyarakat yang anaknya putus sekolah bahkan tidak menyenyam pendidikan. Selain itu keadaan ekonomi yang tidak mendukung, anak-anak yang seharusnya menyenyam pendidikan mengharuskan harus ikut bekerja ikut dengan orang tua mereka.
            Melihat kondisi di atas, maka saya dituntut utuk membuat suatu wadah yang memberikan mereka ilmu pengetahuan yang bisa diterapkan dalam kehidupan. Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merasa tertarik untuk melakukan praktek dengan judul “ Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kepenghuluan Desa Pematang Ibul Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir.
           
1.2  Rumusan Masalah
            Adapun rumusan masalah yang akan dipraktekkan  ini adalah “ Apakah dengan adanya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kepenghuluan Desa Pematang Ibul Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir akan mewujudkan masyarakat Desa Pematang Ibul yang gemat belajar (learning society) dengan salah satu indikatornya berupa masyarakat yang gemar membaca (reading society)?

1.3  Tujuan Praktek
      Adapun tujuan praktek ini adalah :
1.    Membangkitkan dan meningkatkan minat baca sehingga tercipta masyarakat yang cerdas.
2.    Menjadi sebuah wadah kegiatan belajar masyarakat.
3.    Mendukung kemampuan peningkatan aksarawan baru dalam rangka pemberantasan buta aksara sehingga mereka yang telah melek aksara tidak menjadi buta aksara lagi.
4.    Mengimplementasikan program pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia dalam wujud kegiatan TBM.

1.4  Manfaat Praktek
      Praktek ini memiliki manfaat bagi berbagai pihak antara lain :
A.    Warga Belajar
1.    Dapat meningkatkan minat kecintaan, dan kegemaran membaca.
2.    Memperkaya pengalaman belajar dan pengetahuan.
3.    Menumbuhkan kegiatan belajar mandiri.
4.    Membantu pengembangan kecukupan membaca.
5.    Menambah wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
B.     Bagi Masyarakat
1.    Meningkatkan pemberdayaan masyarakat.
2.    Meningkatkan masyarakat yang bermutu dan berkualitas.
3.    Memotivasi masyarakat untuk kecintaan ilmu pengetahuan.
C.     Bagi Peneliti
Sebagai bahan untuk peningkatan profesional mahasiswa dan menambah pengetahuan serta wawasan dalam bidang pendidikan di masa yang akan datang.
 

BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN

2.1 Penataan Praktek
            Pelaksanaan ini dilaksanakan di Kep. Pematang Ibul Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau dengan waktu pelaksanaan dari bulan agustus s/d Oktober 2014 sebagai subjek praktek adalah warga belajar (WB) Kep. Pematang Ibul Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir yang berjumlah 7 orang warga belajar (WB) yang terdiri dari 3 orang WB laki-laki, 4 orang WB perempuan dengan nama “TBM Sejahtera”.

2.2 Parameter Praktek
            Parameter praktek yang digunakan dalam praktek ini adalah hasil evaluasi warga belajar. Hasil evaluasi warga belajar dapat diperoleh dari format evaluasi praktek TBM.

2.3 Instrumen Praktek
            Instrumen praktek yang digunakan pada praktek ini adalah :
a.    Perangkat Pembelajaran antara lain :
1.         Wacana
2.         Skenario Pembelajaran
3.         Media Pembelajaran (Buku Bacaan).
4.         Evaluasi akhir
b.    Instrumen Pengumpulan Data
1.    Format Evaluasi Praktek belajar
Tabel 1. Interval dan kategori peserta dalam kegiatan akhir pembelajaran.
Angka Interval
Kategori
3
Baik Sekali
2
Baik
1
Cukup

2.4 Prosedur Pelaksanaan
2.4.1 Persiapan
A. Organisasi Taman Bacaan Sejahtera
            Sebagai salah satu usaha dalam mempermudah langkah kerja kegiatan TBM agar berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan masyarakat, maka disusun organisasi dalam manajemen TBM sebagai berikut :
1.    Kepala TBM                                                           : Afriodah
2.    Staf Bidang Administrasi dan Teknis                    : Nuraini, S.Pd
3.    Staf Bidang layanan Pembaca                               : Surtika Juliana
Adapun tugas dari masing-masing bidang adalah sebagai berikut :
1.    Kepala TBM
       Tugas dari kepala TBM yakni :
a.    Memimpin TBM
b.    Menyusun dan menetapkan program TBM.
c.    Melakukan kerja sama, baik antara TBM maupun instansi lainnya (pemerintah setempat).
d.   Mengkordinasikan serta mengawasi/mengontrol pelaksanaan tugas         administrasi /  pengolahan dan tugas – tugas layanan.

2.    Staf Bidang Administrasi dan Teknis
       Adapun tugas dari bidang administrasi dan teknis yakni :
a.    Mengurus kegiatan administrasi dan surat menyurat.
b.    Mengadakan pemilihan dan pengadaan bahan pustaka.
c.    Membuat laporan administrasi dan teknis.

3.    Staf Bidang Layanan Pembaca
       Adapun tugas dari staf bidang layanan pembaca yakni :
a.    Mengatur dan mempersiapkan tata tertib layanan.
b.    Melaksanakan / menyelenggarakan layanan.
c.    Melaksankan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka.
d.   Melaksanakan administrasi keanggotaan.
e.    Membuat laporan pelayanan dan penggunaan koleksi TBM.

B. Manajemen Taman Bacaan Masyarakat
            Sebagaimana layaknya lembaga lainnya, TBM juga memiliki manajemen agar program kerja yang ditetapkan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan. Manajemen yang diperlukan yakni :
1.    Biaya Penyelenggaraan
            Biaya penyelenggaraan TBM terdiri atas sumber dana dan anggaran. Sumber dana TBM diperoleh dari swadaya masyarakat, pemerintah, swasta, organisasi kemasyarakatan, dan sumbangan lain yang tidak mengikat. Komposisi anggaran disesuaikan dengan kebutuhan TBM, komposisi anggaran sebagai berikut :
a.       Pengadaan bahan pustaka                                                        : 30%
b.      Peralatan / sarana                                                                      : 25%
c.       Promosi, kerja sama, dan peningkatan minat baca                   : 25%
d.      Biaya operasional TBM                                                            : 20%
2.    Koleksi
            Jumlah koleksi TBM 200 judul, terdiri atas buku, majalah, surat kabar, leaflet, bahan audiovisual. Dalam rangka pengembangan dan pembinaan minat baca masyarakat, maka diharapkan koleksi terbesar dari suatu minat TBM adalah 40% bahan baca hiburan, 30% ilmu pengetahuan praktis, sementara sisanya, 30% adalah ilmu-ilmu lainnya, seperti agama, politik, kesenian,hukum dan pendidikan.
3.    Perlengkapan
            Sebagai sarana dan prasarana yang mendukung, sebuah TBM minimal memiliki perlengkapan / mebeler yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap TBM, yakni :
a.    Rak buku
b.    Rak majalah
c.    Gantungan surat kabar
d.   Meja kerja petugas
e.    Fasilitas baca (meja, kursi, karpet, tikar,dll)
f.     Lemari / kotak katalog
4.    Ruang TBM
            Ruang TBM adalah teras rumah. Dengan penataan ulang ruangan, menjadi ruangan TBM. Ruang digunakan untuk menempatkan perlengkapan / mebeler TBM dalam rangka penyelenggaraan layanan dan sekaligus sebagai tempat untuk membaca dan belajar. Dalam ruangan ini juga disediakan tempat untuk keperluan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka.

2.4.2 Pelaksanaan Tindakan Kegiatan TBM
            Langkah pertama dalam usaha penyusunan program kegiatan TBM ini adalah mencari informasi dari lurah atau perangkat Lurah untuk mencari tentang 7 warga belajar, yang masih buta aksara, kemudian mendokumeentasikan calon peserta yang akan menjadi sasaran kegiatan berdasarkan data yang diperoleh dari Lurah. Langkah berikutnya menyusun daftar calon peserta yang akan dijadikan TBM, serta pengenalan bahan bacaan dan sosialisasi tentang orientasi program kedepan yang akan dilakukan dalam TBM “Sejatera”.


BAB III
EVALUASI DAN HASIL KEGIATAN

3.1    Temuan dan Hasil kegiatan
            Hasil pelaksanaan praktek ini berdasarkan data yang diperoleh selama proses kegiatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) “Sejahtera” berlangsung. Pada praktek ini peneliti bertindak sebagai pengamat sekaligus tutor. Peneliti tidak menggunakan tutor dikmas kelurahan dikarenakan tutor dikmas dari desa tidak ada.
            Selama proses pelaksanaan kegiatan belajar TBM “Sejahtera” peneliti mencatat hal-hal penting antara lain :
a.    Pihak kelurahan ternyata belum mempunyai data lengkap mengenai warga yang buta aksara baik tingkat dasar, tingkat lanjut, dan tingkat keaksaraan sejahtera, sehingga peneliti hartus mencari dan menghubungi sendiri untuk mencari 7 anggota peserta TBM.
b.    Dari ketujuh orang peserta TBM yang terpilih, mempunyai latar belakang kemampuan membaca tingkat dasar dan tingkat lanjut.
c.    Pada saat pertemuan yang diselenggrakan pada hari minggu pagi, seluruh peserta dapat hadir karena sudah ada kesepakatan bersama WB.
d.   Tutor pendidikan dengan peserta warga belajar telah membuat kesepakatan, bahwasannya pertemuan-pertemuan dilaksanakan pada hari rabu, dimulai jam 14.00 s/d 16.00 WIB.
e.    Buku bacaan yang tersedia telah disesuaikan dengan kebutuhan kerja peserta belajar di TBM.
f.     Untuk membuat suasana belajar makin menyenangkan kegiatan membaca ini diselingi dengan kegiatan-kegiatan lain berupa cara menanam tanaman hias seperti bunga-bungaan dan diadakan senam kebugaran jasmani.
Tutor pendidik melaksanakan skenario pembelajaran pada lampiran yang diberikan dengan tahap-tahap pelaksanaan sebagai berikut :
1.    Memberikan materi awal yang menyenangkan berupa kegiatan-kegiatan Motivatif, Inovatif berupa mengenal kegiatan senam kebugaran jasmani, kegiatan mengenal flora dan fauna asli Indonesia, mengenal kegiatan tanaman hias serta kegiatan-kegiatan yang didasarkan dari pengalaman-pengalaman yang pernah peserta lakukan dalam kehidupan sehari-sehari, kegiatan ini bertujuan untuk membuat kegiatan di TBM “ Sejahtera” merupakan suatu kegiatan membaca yang benar-benar menyenangkan untuk proses selanjutnya.
2.    Waktu pembelajaran dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama diberikan lebih kurang 10 menit apersepsi dan apersepsi awal berupa pentingnya penguasaan akan ilmu pengetahuan dan pentingnya membaca untuk kehidupan kita sehari-hari dan masa depan para peserta. Lebih kurang 40 menit pemberian konsep-konsep dan latihan-latihan adanya interaksi kelompok untuk mempraktekkan bacaan dari masing-masing wacana, baik secara perorangan maupun secara berpasangan. Lebih kurang 10 menit terakhir digunakan menjelaskan beberapa teknik membaca menyenangkan dikaitkan dengan wacana yang telah disiapkan oleh tutor pendidikan dan member soal latihan untuk dikerjakan di ruumah.
       Sedangkan rencana pelajaran yang diberikan paada tatap muka berikutnya:
1.    Melanjutkan materi pembelajaran membaca menyenangkan.
2.    Waktu dalm proses pembelajaran dibagi menjadi 3 tahap. Kurang lebih 10 menit tahap pertama dipergunakan untuk membahas PR yang dianggap sulit, lebih kurang 40 menit mengadakan prestasi di depan kelas untuk mempraktekkan bentuk membaca menyenangkan oleh beberapa anggota kelompok belajar yang telah di tunjuk sekaligus sebagai bentuk tes evaluasi lebih kurang 10 menit terakhir menyimpulkan materi bersama.

3.2    Evaluasi Proses
     Dalam pelaksanaan praktik pembinaan TBM “Sejahtera” ini penulis menemui beberapa kendala. Dari diri penulis sendiri sekaligus sebagai tutor pendidikan, kendala-kendala tersebut diantaranya yaitu :
1.    Pembelajaran kurang aktif sehingga pembelajaran merasa membosankan.
2.    Pada saat member penjelasan peserta sulit memahami materi yang dijelaskan.
            Untuk mengatasi hal tersebut, tutor mendiksusikan dengan peserta belajar dan berkonsultasi kepada rekan-rekan yang melaksanakan TBM di tempat lain untuk menetukan langkah perbaikan pada pembelajaran selanjutnya.
            Berdasarkan hasil diskusi diketahui bahwa kurangnya strategi dan model pembelajaran yang bervariasi sehingga pembelajaran membosankan dan media yang kurang relevan dengan materi sehingga proses pembelajaran tidak maksimal. Oleh karena itu, tutor perlu membuat dan meningkatkan strategi dan model pembelajaran yang lebih bervariasi sehingga pembelajaran menyenangkan dan pemilihan media yang relevan dan dikenal peserta dalam kehidupan sehari-hari sehingga menunjang prose pembelajaran.
            Dalam hal ini penulis sekaligus tutor melaksnakan evaluasi yang dilakukan setelah akhir pembelajaran. Dari hasil evaluasi diperoleh hasil yang memuaskan dari keseluruhan peserta belajar.
 

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1         Kesimpulan
Berdasrakan hasil praktek dapat dismpulkan bahwa dengan membuat Program Kegiatan Taman Bacaan Masyarakat dapat :
1.    TBM di Kepenghuluan Pematang Ibul dapat terlaksana dengan baik.
2.    Menuntaskan masyarakat Buta aksara
3.    Meningkatkan kesadaran diri akan pentingnya pendidikan.
4.    Meningkatkan kegiatan masyarakat.
5.    Dengan adanya Taman Bacaan masyarakat (TBM) dapat berperan dalam dunia pendidikan.

5.2    Saran
Dari kesimpulan di atas, peneliti menyarankan kepala desa yang belum memiliki Program Taman Bacaan Masyarakat (TBM) khususnya di kecamatan Bangko Pusako hendaknya menerapkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dengan adanya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dapat menciptakan kegiatan yang bersifat positif bagi masyarakat, dan tidak menutup kemungkinan menciptakan masyarakat yang berpendidkan yang nantinya berguna untuk pembangunan daerah.


DAFTAR PUSTAKA

Ihat Hatimah, dkk, 2007. Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan.     Universitas Terbuka. Jakarta.

i. G. A. K. Wardani, dkk, 2008. Teknik Menulis Karya Ilmiah. Universitas   Terbuka. Jakarta.

M. Toha Anggoro,dkk, 2009. Metodologi Penelitian. Universitas Terbuka. Jakarta.

Oswari, e, 1991. Penyakit dan Penanggulangannya. Jakarta : Gramedia Pustaka     Utama.

Pusat Bahasa, 2000. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.

Sarumpaet, Rids, 1976. Bacaan Anak-Anak. Jakarta : Pustaka Jaya.
                                                            

Lampiran 1

JADWAL KEGIATAN TBM SEJAHTERA

NO
Hari / Tanggal
Materi pelajaran
1
Rabu, 3  September 2014
Wacana tentang Dimas pergi ke toko sepatu
2
Rabu, 10 September 2014
Wacana tentang Sela mendapat baju baru
3
Rabu,17 September 2014
Wacana tentang Berkebun dengan ayah
4
Rabu,24 September 2014
Wacana tentang Hendi naik kuda
5
Rabu 01,Oktober     2014
Wacana tentang Aku harus hidup sehat
6
Rabu 08,Oktober     2014
Wacana tentang Kerja bakti
7
Rabu 15,Oktober     2014
Wacana tentang Lusi pergi ke pasar



Lampiran 2
LEMBARAN EVALUASI PERTEMUAN PERTAMA
Wacana 1
Dimas pergi ke toko sepatu. Ia pergi bersama ayah dan ibu. Dimas membeli sepatu baru. Sepatu itu berwarna hitam. Sepatu itu untuk di pakai ke sekolah. Dimas amat bahagia. Ia mempunyai sepatu baru.

Soal wacana
1.      Siapa pergi ke toko sepatu ?
2.      Apa yang dimas beli ?
3.      Apa warna sepatu dimas ?



Lampiran 3
LEMBARAN EVALUASI PERTEMUAN KE DUA
Wacana 2
Sela mendapat baju baru. Baju itu berwarna biru. Ibu membeli baju itu hari minggu. Baju itu hadiah untuk sela. Sela berhasil menjadi juara satu. Oh, betapa senang hati sela.

Soal wacana
1.      Apa warna baju baru Sela ?
2.      Kapan ibu membelinya ?
3.      Mengapa ibu memberi Sela hadiah ?



Lampiran 4
LEMBARAN EVALUASI PERTEMUAN KE TIGA
Wacana 3
Setiap hari minggu, Diran ikut Ayah ke kebun. Mereka ke sana naik sepeda. Di kebun Ayah Diran ada bunga, sayur dan buah-buahan. Diran amat senang berkebun. Diran bisa makan buah-buahan dan sayuran dari kebun. Tubuh Diran menjadi sehat.

Soal wacana
1.      Kapan Diran ikut Ayah ke kebun ?
2.      Apa yang ada di kebun Diran ?
3.      Bagaimana perasaan Diran saat di berkebun ?


Lampiran 5
LEMBARAN EVALUASI PERTEMUAN KE EMPAT
Wacana 4
Toplak, toplak, toplak. Suara kuda berjalan. Hendi naik kuda itu. “her, her ayo, cepat “ kata Hendi. Kuda itu di cambuk dengan keras. Kuda itu lalu lari kencang. Hendi tidak memegang kencang tali kuda itu. Hendi jatuh dan menangis. Ibu menolong Hendi.

Soal wacana
1.      Siapa yang naik kuda ?
2.      Bagaimana suara kuda berjalan ?
3.      Mengapa kuda itu lari kencang ?


Lampiran 6
LEMBARAN EVALUASI PERTEMUAN KE LIMA
Wacana 5
Dimas dan Beni bersahabat sejak kecil. Keduanya mempunyai kebiasaan yang berbeda. Dimas suka berolah raga. Beni malas berolah raga. Kegemaran Beni adalah makan. Di sekolah, Beni suka jajan sembarangan. Suatu hari, saat jajan di sekolah, Beni sakit perut. Ibu guru membawa Beni ke dokter. Kata dokter, Beni tidak boleh jajan sembarangan. Beni juga harus berolahraga. Beni pun berjanji akan hidup sehat.

Soal wacana
1.      Apa kebiasaan baik Dimas ?
2.      Apa kebiasaan buruk Beni ?
3.      Mengapa Beni sakit perut ?


Lampiran 7
LEMBARAN EVALUASI PERTEMUAN KE ENAM
Wacana 6
Satu minggu sekali, Ayah, Ibu, Kakak dan aku bekerja bakti. Kami bekerja bakti pada hari minggu. Kami membersihkan halaman rumah. Ayah memotong rumput. Ibu membakar sampah. Kakak dan aku menyapu halaman.

Soal wacana
1.      Hari apa keluargaku bekerja bakti ?
2.      Siapa yang bertugas memotong rumput ?
3.      Siapa yang bertugas membakar sampah ?


Lampiran 8
LEMBARAN EVALUASI PERTEMUAN KE TUJUH
Wacana 7
Setiap hari minggu, Lusi pergi ke pasar. Lusi ikut ibunya berbelanja. Suasana di pasar sangat ramai. Ada pedagang pakaian, sayur, buah, bumbu dapur, dan lain-lain. Mereka sibuk menjual dagangannya. Ibu membeli beras, sayur dan bumbu dapur. Ibu menawar barang yang di belinya. Lusi membawakan keranjang ibu. Sebelum pulang, lusi membeli es campur. Lusi senang sekali.

Soal wacana
1.      Kapan Lusi ikut ibu ke pasar ?
2.      Bagaimana keadaan di pasar ?
3.      Apa yang ibu beli di pasar ?



Lampiran 9
SKENARIO KEGIATAN PRAKTIKUM TBM SEJAHTERA
Nama Mahasiswa        : AFRIODAH
NIM                            : 824500958
Pokjar                          : Bangko
UPBJJ                         : 16 Pekan Baru
No
Deskripsi Sajian
Waktu
Media yang digunakan
1
Apersepsi
-          Membaca dan berdoa
-          Mengisi absensi
Tanya Jawab
2
Penyadaran pentingnya kemampuan membaca
-          Pengarahan
-          Memberi wawasan dan penyadaran diri kepada warga belajar tentang pentingnya membaca baik untuk diri sendiri dan dalam kehidupan sehari-hari.
-          Warga belajar di minta untuk mempraktikkan membaca wacana masing-masing.
-          Tutor meminta warga belajar untuk membarikan tanggapan tentang materi yang sudah di sampaikan.
-          Tutor melakukan Tanya Jawab dengan di warga, belajar tentang wacana yang di bacakan dan kendala yang di hadapi dari wacana yang di bacakan.
Ceramah dan Tanya Jawab
3
Penutup
-          Memotifasi
-          Menyimpulkan materi bersama warga belajar
-          Evaluasi
Tanya Jawab
                           
                   Mengetahui                                             Pengelola UPBJJ UT
     Kepala Desa Pematang Binjai                                    Pokjar Bangko



             SALIM MALUK                                         _______________

Instruktur Mata Kuliah



MUSNAN INDRA DAULAY, M.Pd
Lampiran 10
CALON PESERTA PRAKTIKUM TBM SEJAHTERA
Nama Mahasiswa        : AFRIODAH
NIM                            : 824500958
Pokjar                          : Bangko
UPBJJ                         : 16 Pekan Baru
No
Nama Warga Belajar
Jenis Kelamin
Tempat Tanggal Lahir
Alamat
Lk
Pr
1
Darman
ü

Medan, 14 Juni 1975
Desa Pematang Ibul
2
Buyung
ü

Teluk Bano, 20 Mei 1963
Desa Pematang Ibul
3
Armah

ü
Kisaran, 30 April 1965
Desa Pematang Ibul
4
Salmiah

ü
Pematang Ibul, 3 Juni 1977
Desa Pematang Ibul
5
Ani

ü
Samosir, 04 Oktober 1960
Desa Pematang Ibul
6
Santi

ü
Pematang Ibul, 10 Agustus 1982
Desa Pematang Ibul
7
Rahman
ü

Sedinginan, 6 Mei 1978
Desa Pematang Ibul

                   Mengetahui                                             Pengelola UPBJJ UT
     Kepala Desa Pematang Binjai                                    Pokjar Bangko




             SALIM MALUK                                       _________________


Instruktur Mata uliah





MUSNAN INDRA DAULAY, M.Pd

FORMAT EVALUASI PRAKTIKUM TBM SEJAHTERA
Nama Mahasiswa        : AFRIODAH
NIM                            : 824500958
Pokjar                          : Bangko
UPBJJ                         : 16 Pekan Baru
Masa Ujian                  : 2014. 2
No
Nama Warga Belajar
Jenis Kelamin (L/P)
Nilai
K omentar Umum
Kendala Yang Di Hadapi
1
2
3
1
Darman
L



Baik Sekali
Tidak ada
2
Buyung
L



Baik Sekali
Tidak ada
3
Armah
P



Baik Sekali
Tidak ada
4
Salmiah
P



Baik Sekali
Tidak ada
5
Ani
P



Baik
Tidak ada
6
Santi
P



Baik Sekali
Tidak ada
7
Rahman
L



Baik Sekali
Tidak ada

                   Mengetahui                                             Pengelola UPBJJ UT
     Kepala Desa Pematang Binjai                                    Pokjar Bangko




             SALIM MALUK                                     ___________________


Instruktur Mata uliah





MUSNAN INDRA DAULAY, M.Pd





Lampiran 11
DOKUMENTASI TAMAN BACA MASYARAKAT TBM SEJAHTERA




1 komentar:

  1. Kalau format skenario itu apa juga masuk di lampiran?
    Apa nggak masuk di tahap persiapan?

    BalasHapus

tulislah komentar yang baik, kalau kritik boleh untuk membangun blog

Copyright @ 2013 AGUNG_NET BLOG.