Sunday, 17 March 2013

ESAI- MEMILIH JAMUR KARENA DAHSYAT



KERANGKA
TOPIK                                    : TUMBUHAN
PEMBAtASAN TOPIK          : JAMUR
JUDUL                                   : MEMILIH JAMUR KARENA DAHSYAT

        I.            KATA PENGANTAR
      II.            ISI
A.      MANFAAT JAMUR
B.      BAHAYA YANG DITIMBULKAN JAMUR
KESIMPULAN

Kata Pengantar

                Puji syukur atas kehadirat Allah SWT. Karena rahmat dan karunianya saya masih di beri kesempatan untuk menyelesaikan tugas esai ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada guru Bahasa Indonesia yaitu ibu Novi S.Pd. Yang telah membimbing saya agar dapat mengarti tentang bagai mana cara menyusun esai ini.
                Esai ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang memilih jamur karena dahsyat, yang saya sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Esai ini disusun oleh saya dengan berbagai rintangan, baik itu yang dating dari diri saya maupun yang dating dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari tuhan akhirnya esai ini dapat diselesaikan.
                Semoga esai saya dapat bermanfaat bagi pembaca dan mudah-mudahan juga dapat member wawasan yang luas kepada pembaca, walaupun esai ini kelebihan dan kekurangannya. Atas saran dan keritikannya. Terima kasih.

Penulis Artikel

Rosmia

LATAR BELAKANG
Seperti yang kita ketahui, semua tumbuhan dapat mebuat sendiri makanannya (organism autotrof) tumbuhan dapat mengelola sendiri makanannya karena mereka memiliki klorofil. Tapi semua jamur adalah Heterotrof. Jamur tidak memiliki klorofil untuk mendapat nutrisi, jamur menyerap (absorpsi) nutrisi dari lingkungan sekitarnya. Kebanyakan jamur hidup sebagai organisme Saprofit (makhluk hidup yang mendapat bahan organik dari organism yang sudah mati.
Cara yang dilakukan oleh jamur untuk memperoleh makanan sangat unik, mula-mula jamur mengeluarkan enzim pencernaan yang disebut eksoenzim. Eksoeenzim akan mengubah molekul organic kompleks yang ada disekitar tubuh jamur menjadi molekul organic yang lebih kecil. Molekul organic yang telah sederhana diserap oleh tubuh jamur.
Seperti tumbuhan, sel jamur juga memiliki dinding sel. Dinding sel ini membuat tubuh jamur rigit atau kaku namun memiliki satu keunikan. Selain zat selulosa, dinding sel jamur juga disusun oleh zat kitin. Zat kitin merupakan material yang sama yang membentuk rangka luar serangga, kepitingdan lobster.
Tubuh jamur ada yang multiseluler, ada juga yang uniseluler. Jamur uniseluler disebut ragi. Tubuh jamur multi seluler disusun dalam struktur seperti benang yang disebut hifa. Hifa biasanya bercabang-cabang membentuk miselium. Mengenai tubuh jamur ini akan kita uraikan lebih lanjut dalam bahasan berikut
ISI
Bagaimana Jamur Mendapat Nutrisi?
                Kebanyakan jamur hidup sebagai organisme saprofit, menyerap nutrisi dari sisa-sisa jasad mati. Ada juga jamur yang hidip sebagai parasit. Jammer parasit berbentuk hifa khusus yang di sebut dengan haustoria.
                Haustoria berfungsi menyerap nutrisi dan menebus jaringan inang. Pada beberapa jamur, ditemukan bentuk hifa yang teraptasi untuk memangsa hewan. Hifa pemangsa ini contohnya terdapat pada Arthroborys, sejenis jamur tanah yang memangsa cacing kecil. Beberapa jamur membentuk hubungan simbolis mutualisme dengan organisme lain sebagai upaya memperoleh nutrisi.
Apasih Sebenarnya Jamur Itu?
                Jamur merupakan organisme pendaur ulang (dekomposer) yang sangat baik. Bersama-sama dengan prokariot, seperti bakteri, dengan cepat mereka memecahkan materi organic.
Apasih Kegunaan Jamur Di Dunia Ini?
                Tanpa jamur di dunia ini akan dipenuhi gunung sanpah, tumbuh-tumbuhan tidak akan mendapat nutrisi segar, dan hewan-hewan akan lapar.
Jamur Itu Sebenarnya Termasuk Organisme Apa?
                Jamur termasuk organisme cukariot, sebagaimana halnya protista. Tumbuhan dan hewan namun selama ini banyak orang yang salah sangka bahwa jamuraadalah tumbuhan, padahal jamur sangat berbeda dengan tumbuhan.[1]
MANFAAT DAN BAHAYA JAMUR
A.      Manfaat
1.       Bagi ekosistem
Jamur bersama-sama dengan bakteri. Merupakan organisme pengurai utama yang membuat sebuah ekosistem terus-menerus mempunyai nutrisi organic. Nutrisi organic ini sangat di butuhkan agar tumbuhan dapat tumbuh. Tanpa organisme pengurai, karbon, nitrogen dan elemen lainnya akan terkunci dalam zat organik tumbuhan dan hewan akan kelaparan karena elemen yang mereka ambil tidak kembali ketanah.
Jamur juga merupakan alat penting untuk membersihkan lingkunga, sejumlah jamur dapat digunakan dalam bioremediasi ( istilah yang diberi untuk membersihkan dengan menggunakan agen biologi ). Akumulasi pestisida dan senyawa kimia berbahaya lain yang dapat merusak ekosistem.dapat diatasi dengan jamur dalam bioremedesi ini, jamur masuk kedalam air atau tanah yang terpolusi. Mereka akan mneguraikan materi yang terpolusi, materi organik polutan serta membuat materi organic tersebut tidak lagi beracun.[2]
Jamur yang biasa digunakan dalam proses bioremediasi adalah jamur yang biasa ditemukan di tanah. Jamur juga dimanfaatkan mengontrol serangga, jamur pathogen dan caicing gelang dalam ekosistem. Serangga dan jamur pathogen merupakan organisme yang berpotensi menjadi hama pertanian.
B.      Bahaya yang ditimbulkan jamur
Selain keuntungan yang diberikan oleh jamur, jamur juga menimbulkan banayk kerumitan,rptinogen tanaman ini menyerang mulai dari buji, bibit tanaman dewasa dan pohon-pohon serta merusak struktur kayu.
Infeksi jamur biasanya disebabkan oleh spora yang memasuki tubuh lewat permukaan atau jaringan kulit yang terbuka. Beberapa jamur ditularkan dari hewan ke manusia. Jamur yang menyebabkan penyakit saluran pernafasan.
Menurut purwinda irani, jamur yang dapat mendegradasi lignin selulosa ( bahan yang berupa kerasired ) yang terdapat di sabut kelapa sehingga dapat digunakan untuk membuat kasur.
Jamur merupakan sesuatuyang mikro yang mempunyai efek yang dahsyat tentang kehidupan makro. Jamur mendegradasi selulosa yang menjadi gula-gula sederhana yang selanjutnya akan difermentasi oleh ragi sehingga menjadi etanol. Etanol inilah yang nantinya akan dijadikan bioetanol sebagai salah satu jenis biofuel, dan dari biofuel yang di hasilkan dengan memanfaatkan bantuan jamur nantinya dapat diaplikasikan untuk di pakai pada kendaraan-kendaraan bermotor yang harus dikembangkan lebih lanjut lagi.[3]

Kesimpulan
Jamur merupakan organisme pendaur ulang ( decomposer ) yang sangat baik. Tubuh jamur ada yang multiselulerdan ada juga yang uniseluler. Jamur adalah heterotrof yaitu tidak memiliki klorofil untuk mendapatkan nutrisi jamur menyerap nutrisi dari lingkungan  sekitarnya. Namun jamur juga memiliki dinding sel. Yang ini membuat tubuh jamur kaku, sehingga satu keunikan dari jamur selain zat selulosa, dinding jamur juga disusun oleh zat kitin yang merupakan material yang sama yang membentuk rangka luar, serangga, kepiting dan lobster.
Jamur merupakan alat penting untuk membersihkan lingkungan, sejumlah jamur dapat digunakan dalam bioremediasi ( istilah yang diberi untuk membersihkan dengan menggunakan agen biologi ). Selain keuntungan yang diberikan jamur banyak menimbulkan kerugian peptinogen tanaman itu menyerang mulai dari biji, bibit, tanaman dewasa dan pohon-pohon serta merusak struktur kayu.




[1] http://erlangga.com biologi kelas XI. Dikutip tanggal 28 februari 2013.
[2] http://erlangga.com.jamur dan bahayanya. Dikutip pada tanggal 28 februari 2013
[3] http://erlangga.com.biologi bahaya jamur. Dikutip pada tanggal 28 februari 2013

0 komentar:

Post a Comment

tulislah komentar yang baik, kalau kritik boleh untuk membangun blog

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites