Tuesday, 10 November 2015

Cerpen : Guruku Idolaku

( Teng, teng, teng ) lonceng berbunyi tanda masuk kelas, semua murid pun masuk ke kelas masing-masing.  Asti, seseorang memanggilku dari belakang dari belakang,Ya, sahutku. Tahu nggak hari ini kita bakalan ada guru baru. Aku nggak tahu tuh. Aku denger katanya guru itu orangnya keren loh. Kalau aku sih lin bagaimana cara gurunya mengajar aja bukan masalah keren enggaknya. you nggak percaya sih pasti you bakalan kepincut sama guru yang satu ini.
Lina sahabatku adalah orang yang suka iseng dan selalu menjodohkanku dengan pria-pria, karena memang dari semua teman perempuanku akulah yang tidak pernah hobi untuk pacaran, banyak sekali pria-pria yang mengejarku baik itu dari sekolahku atau dari teman lelaki yang aku jumpai di lingkungan tempat tinggalku, tapi memang rasanya pun semuanya tidak ada yang menarik perhatianku.
Seorang wanita gemuk berbaju pink dengan jilbab pink juga tidak ketinggalan dengan bros cantik berwarna pink usianya sekitar 40 tahun. aka hanya berguman dalam hati mungkin ibu ini ingin selalu terlihat muda dengan gaya pinknya,  ya itulah kepala sekolah kami Ibu Mahdalena. tampak terlihat seorang pria yang mengikuti ibu mahdalena,  memakai kemeja lengan pendek satin berwarna biru,  penuh kharisma, berwajah yang agak bulat, berkulit putih, hidungnya mancung, bibir tipis, tubuhnya tinggi berbadan atletis. oh keren juga pikirku, tapi belum tentu dengan cara mengajrnya.
nah anak-anak sekarang kita kedatangan guru baru pengganti bapak Budi yang di pindahkan di sekolah lain,   

0 komentar:

Post a Comment

tulislah komentar yang baik, kalau kritik boleh untuk membangun blog

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites