Saturday, 24 November 2012

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP


KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

-      Keanekaragaman berarti perbedaan cirri-ciri dan sifat pada makhluk hidup yang berlainan jenis.
-      Variasi berarti pebedaan ciri-ciri dan sifat pada makhluk hidup sejenis, misalnya variasi warna pada bunga mawar yaitu ada berwarna merah, oranye, putih dan kuning.
-      Klasifikasi adalah kegiatan pengelompokan makhluk hidup menjadi golongan-golongan.
-      Taksonomi adalah ilmu yang mempelajari pengelompokan makhluk hidup dengan suatu system tertentu.
-      Tujuan klasifikasi adalah mengelompokkan objek sehingga mempermudah dalam mempelajari dan mengenal berbagai makhluk hidup.

A.   Macam-macam klasifikasi
a.    Klasifikasi hewan berdasarkan kesamaan jenis makanannya.
1)   Hewan karnivor, yaitu kelompok hewan pemakan daging. Misalnya harimau, srigala, dan singa.
2)   Hewan herbivore, yaitu hewan pemakan tumbuhan. Misalanya kerbau, rusa dan jerapah.
3)   Hewan omnivore, yaitu hewan pemakan daging dan tumbuhan. Misalnya musang.

b.   Klasifikasi tumbuhan berdasarkan pada ciri morfologi ( bentuk luar tubuh )
1)   Berdasarkan jumlah keeping lembaga biji, tumbuhan dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :
a)    Tumbuhan dikotil adalah kelompok tumbuhan yang bijinya mempunyai dua keeping lembaga. Misalnya kacang tanah, mangga, apel, durian.
b)   Tumbuhan monokotil adalah kelompok tumbuhan yang bijinya mempunyai satu keeping lembaga. Misalnya jagung, kelapa, padi.
2)   Berdasarkan letak bijinya, tumbuhan dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu :
a)    Gymnospermae adalah kelompok tumbuhan yang berbiji terbuka ( bijinya tidak dibungkus oleh daun ) misalnya melinjo, pakis haji, dan pinus.
b)   Angiospermae merupakan kelompok tumbuhan yang mempunyai biji tertutup ( biji dilindungi oleh daun buah ), misalnya kamboja, jambu, dan palem.

c.    Klasifikasi system filogeni ( berdasarkan kekerabatannya )
1)   System dua kingdom
Dalam system ini makhluk hidup dibagi menjadi :
a)    Kingdom plantae ( kerajaan tumbuhan ) meliputi berbagai makhluk hidup yang mempunyai ciri berdinding sel dan berklorofil ( bakteri, jamur, genggang dan tumbuhan berbiji ).
b)   Kingdom animalia ( kerajaan hewan ) meliputi berbagai makhluk hidup yang memiliki cirri tidak berdiding sel dan tidak memilii klorofil ( protozoa, poripera coelenterate, mollusca, arthropoda, echinodermata dan chordata )
2)   System tiga kingdom
Klasifikasi tiga kingdom membagi makhluk hidup menjadi ;
a)    Kingdom monera yaitu kelompok makhluk hidup yang memiliki cirri tersusun dari satu atau banyak sel dan belum memiliki membran inti ( bakteri dan genggan hijau-biru )
b)   Kingdom plantae yaitu kelompok tumbuhan yang meliputi jamur , lumut, paku dan tumbuhan biji.
c)    Kingdom animalia yaitu kelompok hewan yang terdiri dari protozoa, poripera coelenterate, mollusca, arthropoda, echinodermata dan chordate.
3)   System empat kingdom
System empat kingdom terdiri dari kingdom monera, fungi, plantae dan animalia.
4)   System 5 kingdom
Kingdom monera, protista, fungi, plantae dan animalia.
5)   System enam kingdom
Klasifikasi enam kingdom membagi makhluk hidup menjadi archaebacteria, aubacteria , protista, fungi, plantae dan animalia.

Berikut penggolongan makhluk hidup yang umum digunakan

a.    Monera
Kingdom monera meliputi berbagai jenis bakteri dan genggang hijau-biru. Ciri-cirinya sel tidak memiliki membran inti sehingga disebut organism prokariotik.

1)   Bakteri
Ciri- ciri Bakteri tidak memiliki klorofil dan bersifat heterotrof, habitatnya di kulit, dimulut, ditanah, dan sebagainya
Berdasarkan bentuknya bakteri dibedakan menjadi tiga macam yaitu:
a)     Bacillus (berbentuk batang)
Ada tiga jenis bentuk basilus yaitu :
1.   Streptobacil berbentu panjang seperti rantai.
2.   Diplobasil, berkelompok dua-dua.
3.   Basil tunggal
b)     Coccus ( bakteri berbentuk bola )
Ada lima macam bentuk
1.      Mikrococcus, jika kecil dan tunggal
2.      Diplococcus, jka berganda dua-dua
3.      Sarcina, jika bergerombol membentuk kubus
4.      Staphylococcus, jika bergerombol
5.      Streptococcus, jika bergandengan membentuk rantai
c)      Spiral (Spirilum) adalah bakteri yang berbentuk lengkung dan mempunyai variasi sebagai berikut
1.   Vibrio, (bentuk koma), jika lengkung kurang dari setengah lingkaran (bentuk koma)
2.   Spiral, jika lengkung lebih dari setengah lingkaran
3.   Spirochete, jika lengkung membentuk struktur yang fleksibel.

Bakteri yang Menguntungkan bagi manusia antara lain :
1.   Escherichia coli : membusukkan makanan di usus besar & menghasilkan vitamin K
2.   Rhizobium & Azotobacter: menyuburkan tanah
3.   Lactobacillus casei: untuk pembuatan keju
4.   Acetobacter: untuk mengubah alkohol menjadi asam cuka

Bakteri yang Merugikan  bagi manusia antara lain :

1.   Salmonella typhosa , penyakit yang ditimbulkan adalah Tifus
2.   Mycobacterium leprae , penyakit yang ditimbulkan adalah Lepra
3.   Haemophilus influenza , penyakit yang ditimbulkan adalah Influensa
4.   Clostridium tetani , penyakit yang ditimbulkan adalah Tetanus


2)   Ganggang Hijau Biru (Cynobacteria)
Ciri-cirinya mempunyai klorofil a yang digunakan untuk fotosintesis yang tersebar didalam sitoplasma dan disebut bakterioklorofil.
Contoh ganggang hijau biru :
a)    Anabaena: ganggang berupa trikoma diliputi oleh selaput lendir, bila telah dewasa mempunyai heterokista dan akinet. Hidup sebagai plankton di perairan, ada juga yang bersimbiosis pada tumbuhan seperti ujung akar 
b)    Spirullina ganggang ini mengandung protein yang tinggi yang lebih dikenal dengan sebutan protein sel tunggal ( PST) sehingga dijadikan sebagai sumber makanan. 

b.   Protista
Protista merupakan organisme eukariotik uniseluler yang hidup soliter atau berkoloni. Protista dapat digolongkan menjadi protista mirip hewan (protozoa), protista mirip tumbuhan (alga) dan protista mirip jamur (jamur lendir/slame mold). Bentuk tubuh organisme golongan protista amatlah beragam. Protista memiliki cara makan yang berbeda-beda, 
Macam-macam protista :
1) Flagellata atau Mastigophora (Yunani, mastix: cambuk, poros: membawa)
Umumnya hidup di dalam air, beberapa hidup parasit pada hewan dan manusia. Flagellata mempunyai bentuk yang tetap. Berkembangbiak dengan cara aseksual dengan pembelahan biner dan seksual dengan cara konjugasi.
Contohnya: Euglena viridis 
2) Ciliata/Ciliophora/Infusuria
Merupakan kelas terbesar dari protozoa. Ciliata adalah hewan yang berbulu getar. Silia berfungsi untuk bergerak. Menangkap makanan dan untuk menerima rangsangan dari lingkungan. Habitat banyak di tempat berair. Mempunyai bentuk tubuh yang tetap dan tetap, dan oval.
contoh kelas ciliata:
Paramecium caudatum
3) Rhizopoda/Sarcodina
Bergerak dan menangkap mangsa dengan menggunakan kaki semu (ada dua macam yaitu lobodia dan filopodia). Hidup bebas di dalam air laut dan tawar. Berkembangbiak dengan cara membelah biner
Contoh-contohnya yaitu:
a. Amoeba sp
4 Sporozoa adalah hewan berspora, tidak mempunyai alat gerak, bergerak dengan mengubah kedudukan tubuhnya. Hampir semua spesies ini bersifat parasit. Reproduksi dengan dua cara yaitu: vegetatif (schizogojni/pembelahan diri berlangsung dalam tubuh inang dan sporogoni/membuat spora yang berlangsung dalam tubuh inang perantara) dan generatif (melalui peleburan yang terjadi pada tubuh nyamuk).
Contoh-contoh sporozoa:
a) Plasmodium vivax, penyebab penyakit malaria tertiana, masa sporulasi (2x24 jam) atau setiap 48 jam.
b) Plasmodium malariae, penyebab penyakit malaria quartana, masa sporulasi 72 jam


c.     Fungi
Cirri-ciri memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifatparasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycota).

1. Jamur yang menguntungkan adalah sebagai berikut:
a.       Rhizopus Oryzae, untuk pembuatan tempe
b.      Mucor Javanicus, untuk pembuatan tape.
c.       Saccharomyces cereviceae, untuk pembuatan roti dan minuman
          alcohol.
d.      Aspergillus oryzae, untuk pembuatan roti
e.       Aspergillus wentii, untuk pembuatan kecap
f.       Penicillum notatum dan penicillum chrysogenum, menghasilkan
          antibiotic.

2.      Jamur yang merugikan antara lain sebagai berikut:
a.       Aspergillus flavus, menghasilkan racun aflatoksin
b.      Aspergillus fumigates, penyebab pennyakit paru-paru pada burung
c.       Exobasidium vexans, parasit pada tanaman the.
d.      Amanita phalloides, menghasilkan racun balin.
e.       Epidermophyton flocosum, penyebab penyakit kaki atlet.

d.   plantae
Adapun ciri – ciri kingdom plantae sebagai berikut :
1. Tersusun atas sel – sel eukariotik.
2. Bersifat autotof (membuat makanan sendiri).
3. Tubuh melekat pada substrat menggunakan rizoid (akar).
4. Tubuh dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun . 

kingdom plantae di golongkan menjadi empat divisio yaitu :
1. Tumbuhan lumut / Bryophyta.
2. Alga / Ganggang
3. Tumbuhan paku / Pteridophyta.
4. Tumbuhan biji / Spermatophyta.

1.   ganggang atau alga
Berdasarkan pigmennya Alga dapat dibedakan menjadi empat:
1. Chlorophyta
Alga yang memiliki pigmen fikosianin, memiliki cadangan makanan berupa amilum. 
2.Chrysophyta
Ganggang keemasan memiliki pigmen dominan karotin, hidup secara autotrof, reproduksi aseksual (membentuk auksospora dan membelah diri) seksual (oogami). Chrysophyta bersel satu (navicula/diatome, ochromonas) dan chrysophyta berbentuk benang/bersel banyak (vaucheria).
3.Phaeophyta
Phaeophyta memiliki pigmen fikosantin. Menghasilkan asam alginat yang berfungsi untuk pembuatan es krim, pembuatan cat, berfungsi dalam industri untuk penyamakan kertas/menghaluskan kertas, pernis, obat-obatan, dan pasta gigi. Contohnya Fucus, Sargassum, Turbinaria, Macrocystis.
4. Rhodophyta
Memiliki pigmen fikoeritrin, tidak berflagel, memiliki kemampuan menimbun kalsium karbonat di dalam dinding selnya. Contoh Eucheuma, Gelidium, Glacilaria.
2. lumut

Ciri Ciri Lumut
• Fotosintesis, multiseluler dan eukariotik
• Tak memiliki akar, batang dan daun sejati (talus)
• Tak memiliki pembuluh angkut (xilem dan floem)
• Mengalami pergiliran keturunan (dari gametofit – sporofit)
• Reproduksi seksual dan aseksual (spora)
• Pengangkutan Air, melalui peristiwa Osmosis : Pergerakan air dari konsentrasi tinggi ke konsenterasi rendah melewati membran semi permeabel.
• Pengangkutan mineral, melalui difusi : Pergerakan zat terlarut (mineral & ion) dari konsentrasi tinggi ke konsenterasi rendah.

a. Hepaticae (lumut hati)
berumah satu yaitu antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina berada dalam satu individu.
contoh :
-Marchantia polymorpha sebagai obat sakit hati (hepatitis)
- Marchantia geminata
b.Musci (lumut daun)
berumah dua yaitu antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina terpisah.
contoh :
- Spagnum fimbriatum sebagai pengganti kapas
- Poltricum commune
- Pogonatum cirhatum

3.tumbuhan paku
Secara umum, ciri-ciri tumbuhan paku mempunyai:
1. lapisan pelindung sel yang terdapat di sekeliling organ reproduksi,
2. embrio multiseluler yang terdapat di dalam arkegonium,
3. lapisan kutikula pada bagian luar tubuh,
4. sistem transportasi internal yang berfungsi sebagai pengangkut air dan zat-zat mineral dari dalam tanah,
5. struktur tubuh terdiri atas bagian-bagian akar, batang dan daun,
6. akarnya berupa rizoid yang bersifat seperti akar serabut dengan ujung dilindungi kaliptra,
7. batangnya pada umumnya tidak tampak (kecuali tumbuhan paku tiang) karena terdapat di dalam tanah berupa rimpang, menjalar, atau sedikit tegak,
8. daunnya yang muda umumnya melingkar atau menggulung,

Klasifikasi Pterydophyta
Tumbuhan paku dapat diklasifikasikan menjadi 4 kelas, yaitu:
a. Psilophytinae
Contohnya adalah Psilotum nodum. Anggota kelas ini banyak yang telah punah.
b. Equisetinae
Contohnya adalah Equisetum debile atau paku ekor kuda.
c. Lycopodinae
Contohnya adalah Lycopodium atau paku kawat dan Marsilea crenata (semanggi).
d. Filicinae
Contohnya adalah paku pakis.

a. Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka)

Ciri-ciri gymnospermae tidak mempunyai bunga sejati, tidak ada mahkota bunganya. Bakal biji terdapat di luar permukaan dan tidak dilindungi oleh daun buah, merupakan tumbuhan heterospora yaitu menghasilkan dua jenis spora berlainan, megaspora membentuk gamet betina, sedangkan mikrospora menghasilkan serbuk sari, struktus reproduksi terbentuk di dalam strobilus. Dalam reproduksi terjadi pembuahan tunggal.

b. Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup)

Angiospermae memiliki ciri antara lain :
• Memiliki bakal biji atau biji yang tertutup oleh daun buah
• Mempunyai bunga sejati
• Umumnya tumbuhan berupa pohon, perdu, semak, liana dan herba.
• Dalam reproduksi terjadi pembuahan ganda.

Klasifikasi Tumbuhan Berbiji Terbuka
Tumbuhan berbiji terbuka dibagi menjadi empat kelas yaitu :
1. Cycadophyta
Cycadophyta merupakan tumbuhankayu yang sedikit cabang. Memiliki daun yang besar sepeti daun palem. Memiliki strobilus jantan yang terdiri dari banyak sporofil sisik mengandung banyak mikrosporangium. Strobilus betina mengandung sporofil sisik dengan dua bakal biji. Contoh : Pakis haji (Cycas rumphii).

2. Pinophyta
Merupakan gymnospermae yang sering ditemukan dalam kehipan sekitar kita. Memiliki daun berbentuk jarum dan strobilus kerucut. Pinophyta digolongkan menjadi 5 ordo, yaitu.
a. Ordo Texales, Contoh : Taxus baccata, Amentotaxus.
b. Ordo Arauciriales, Contoh : Damar (Agathis alba).
c. Ordo Podocarpales, Contoh : Podocarpus imbricate.
d. Ordo Pinales, Contoh : Pinus merkusii.
e. Ordo Cupressales, Contoh : Sequoia gigantea, Thuya gigantea.

3. Ginkgophyta
Merupakan daun berbentuk kipas. Meranggas bila musim kemarau. Sebagian besar telah punah. Contoh : Ginkgo biloba.

4. Gnetophyta
Merupakan tumbuhan kayu yang bercabang banyak. Memiliki daun tunggal. Dibagi menjadi tiga ordo. Yaitu:
a. Ordo Ephedrales, Contoh : Ephedra altisima.
b. Ordo Gnetales, Contoh : Gnetum gnemon (melinjo).
c. Ordo Welwitschiales, Contoh : Welwitschia mirabilis.

Peranan Tumbuhan Berbiji Terbuka

1. Bahan Bangunan. Contoh : Cemara, pinus.
2. Bahan baku ukiran. Contoh : Taxus baccata.
3. Bahan baku kertas. Contoh : Cemara.
4. Bahan makanan. Contoh : Melinjo
5. Penghasil getah. Contoh : Damar, Pinus merkusii.

e.    Kingdom Animalia
Kingdom animalia mempunyai ciri eukariotik multiseluler, bersifat heterotrof (tidak dapat menghasilkan makanan sendiri), bergerak aktif.  
Kelompok Hewan Tidak Bertulang Belakang (Invertebrata)
1.   Kelompok hewan berpori (Porifera)
Seluruh tubuhnya berlubang-lubang halus
  • Tubuhnya tersusun atas rangka rangka yang disebut spikula 
  • Rangkanya tersusun dari zat kapur, kersik, atau zat tanduk. 
  • Hidup di laut yang dangkal dan berair jernih, karena hidup menempel maka tidak bisa bergerak bebas (polip). 
  • Contoh hewan berpori adalah spon karang (bunga karang). 

2.   Kelompok hewan berongga (Coelenterata)
·         Mempunyai bentuk tubuh seperti tabung. 
  • Bentuk tubuhnya bisa beragam tetapi mempunyai rongga dengan mulut yang dikelilingi oleh alat peraba yang disebut tentakel. 
·         Dalam keadaan berenang, mulutnya menghadap ke dasar laut. 
·         Tubuh hewan berongga terdiri dari jaringan luar (eksoderm), jaringan dalam (endoderm) dan sistem otot yang membujur dan menyilang.
Contoh hewan berongga antara lain ubur-ubur, hidra, dan anemon laut.

3.   Kelompok hewan lunak (Mollusca)
·         Mempunyai tubuh yang lunak, tidak mempunyai tulang ataupun rangka dan dilindungi oleh cangkang keras yang terbuat dari zat kapur. 
·         Tubuh hewan lunak mempunyai kelenjar yang menghasilkan lendir.
Ada sekitar 100.000 jenis dalam kelompok hewan lunak, dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kupang, sotong, dan keong.

4.   Kelompok hewan berkulit duri ( Echinodermata)
·         seluruh tubuhnya tertutup oleh duri, tidak berkepala, dan mempunyai rangka yang tersusun dari zat kapur di luar tubuhnya (eksoskeleton). Hewan berkulit duri mempunyai mulut yang dikelilingi oleh kaki berbentuk tabung yang mempunyai alat pengisap di bagian ujungnya.
·         Mempunyai pencernaan yang baik, tetapi sistem saraf dan sistem peredaran darahnya masih sederhana. Contoh hewan berkulit duri adalah bintang laut, bulu babi, teripang, dan landak laut.

5.   Kelompok hewan berkaki beruas-ruas (Arthropoda)
·         Memiliki tubuh yang dilapisi oleh kulit luar yang tersusun dari zat kitin, protein dan zat kapur, membentuk rangka luar. Beberapa jenis tertentu seperti lalat dan ngengat hanya mempunyai kulit luar yang lunak, sedangkan yang lain seperti ketam dan udang laut mempunyai kulit luar yang keras.
·         Tubuh hewan Arthropoda terdiri dari beberapa bagian dan masing-masing bagian mempunyai kaki sendiri-sendiri. Kakinya beruas-ruas dan digunakan untuk berenang atau berjalan. Pada beberapa jenis tertentu juga berfungsi untuk penghisap bahan makanan bahkan untuk pertahanan.
Hewan arthropoda dibedakan menjadi empat kelompok, yaitu lipan, labah-labah, udang-udangan, dan serangga.

Hewan Bertulang Belakang ( Vertebrata )

Vertebrata adalah hewan yang mempunyai tulang belakang. Tulang belakang adalah tulang yang beruas-ruas dan berderet dari leher sepanjang punggung sampai ekor. Sumsum tulang belakang yang terdapat dalam ruas-ruas tulang belakang dan otak merupakan susunan saraf pusat. Kelompok vertebrata pada umumnya masuk dalamPhylum Chordata, tetapi ada juga Phylum chordata yang masuk dalaminvertebrata. Akan tetapi di Materi
Biologi SMA hanya akan menjelaskan beberapa klasifikasi dari phylum chordata yang mempunyai tulang belakang.
Berdasarkan penutup tubuh, alat gerak dan cara berkembang biak Vertebrata dibedakan menjadi lima kelompok, yaitu :

1 komentar:

terimakasih,
sangat membantu..

Post a Comment

tulislah komentar yang baik, kalau kritik boleh untuk membangun blog

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites