Saturday, 25 May 2013

LUBANG OZON DAN DAMPAKNYA BAGI MAKHLUK HIDUP



Lapisan ozon yang berada di lapisan stratosfer, 12-15 km diatas permukaan bumi berfungsi sebagai peneduh raksasa, ozon menyerap radiasi ultraviolet dan 70 % - 90 % ultraviolet yang tidak terlalu berbahaya. Sekarang ini lapisan ozon sudah menipis karena adanya bahan kimia CFC ( Cloroflourocarbons ) yang digunakan dalam berbagai produk mulai lemari es, pendingin udara, busa lembut sampai pemadam kebakaran. 

Dampak negative akibat penipisan lapisan ozon pertama, pemanasan gelobal. Penipisan lapisan ozon akan meningkatkan skala pemanasan efek rumah kaca dengan mengurangi kedayagunaan penampungan karbondioksida di laut. Kedua radiasi ultraviolet terbagi dalam tiga jenis, yaitu UV-A, UV-B, UV-C. UV-B inilah yang menjadi penyebab terbesar kerusakan pada tanaman dan hewan. Ketiga system kekebalan kulit yang mengalami radiasi UV, kegiatan sel-sel pembuat anti body ini dikkan dan terjadi pertambahan jumlah sel yang lain ( sel Afektur T ) yang biasanya membuat tubuh menolak zat-zat penting seperti protein tubuh, dan ini dapat menyebabkan kanker kulit serta penyakit rash, campak chiken pox, malaria, TBC, kusta, infeksi, jamur dan herpes. Keempat kerusakan mata, radiasi UV-B dapat merusak kornea, lensa dan retina ( dalam jumlah kecil ).
Tim dampak lingkungan amerika, EPA mengatakan 1 % pada tahun 1985 diperkirakan manmbah 100.000-150.000 kasus katarak yang dapat menyebakan kebutaan. Dampak lain juga terjadi pada kehidupan laut dan jaringan makanan udara. Semprotan aerosol merupakan salah satu pencemar yang dapat menghancurkan lapisan ozon.

0 komentar:

Post a Comment

tulislah komentar yang baik, kalau kritik boleh untuk membangun blog

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites