Saturday, 27 April 2013

INFLASI

INFLASI

Inflasi yaitu suatu kondisi dimana terjadinya kenaikan harga secara umum yang berlang Secara terus menerus akibat keseimbangan arus uang dengan arus barang

Atinya jumlah uang yang beredar bertambah sedangkan jumlah produksi sedikit

Jenis-jenis inflasi :

1.      Inflasi tingkat keparahannya :

1)      Inflasi  ringan:
            Yaitu kenaikan harga sekitar 0-10 %
2)      inflasi  sedang
            Yaitu kenaikan harga sekitar 10-20%
3)      Inflasi  berat
            Yaitu kenaikan harga sekitar 30-100%
4)      Inflasi   sangat berat
            Yaitu kenaikan harga diatas 100%

2.      Menurut sumbernya

1)      Inflasi  dari dalam negeri
         Yaitu:inflasi yang terjadi pengaruh dari dalam negeri.
         Contoh:krisis moneter, bencana, situasi politik dan keamanan yang tidak kondusif.
2)      Inflasi  dari luar negeri ( imported inflation)
         Yaitu:inflasi yang terjadi karena inflasi juga terjadi di luar negeri
         Contoh:krisis global

3.      Menurut  penyebabnya

1)      Demand  full inflation (kebijakan pemerintah)
        Masyarakat terhadap barang atau jasa
2)      Cont  push inflation (kenaikan bagian produksi)

Disebabkan oleh:
*      Kenaikan  BBM
*      Kenaikan  harga barang baku
*      Kenaikan  gaji

*      Cara Mengatasi Inflasi :

1)      Kebijakan Moneter
Yaitu:kebijakan pemerintah dibidang keuangan (melalui bank sentral) untuk mengatur       Jumlah uang yang beredar agar sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan dalam suatu sistem Pemerintahan.
a.       Kebijakan politik diskonto
Yaitu:bank menaikkan suku bunga sehingga jumlah uang yang beredar  dapat dikurangi   
b.      Politik pasar terbuka                                                                                                                                                             
Yaitu:bank sentral menjual obligasi atau surat berharga kepasar modal untuk menyerap
Uang dari masyarakat sehingga jumlah uang beredar dapat kurang
c.       Politik persediaan khas
Mengurangi/ menaikan cadangan khas dibank

2)      Kebijakan  fisikal
Yaitu:kebijakan yang mengatur pengeluaran pemerintah dan perpajakan
3)      Kebijakan  non fisikial dan non moneter
Yaitu:kebijakan diluar dari kebijakan fisikal dan kebijakan moneter

Perhitungan Laju Inflasi Dan Indeks Harga

1)      Perhitungan laju inflasi


Laju inflasi =  IHKE – IHKt   X 100 %
                   IHKT -1


Dimana:
 Ihkt:indeks harga konsumen priode tertentu yang dihitung
 Ihkt-1:indeks harga konsumen priode sebelumnya


Contoh
Diketahui indeks harga konsumen bulan januari 2008 sebesar 156.15 dan bulan februari 2008 sebesar 160.40. hitunglah laju inflasi bulan februari 2008 !

  Penyelesaian   
 Dik:
        Laju inflasi = IHKT – IHKT – 4  X 100 %
                                    1HKT – 1
                           = 160,40 – 156,15 X 100 %
                                    155,15
                           = 4,25 X 100 % = 425 = 2,72 %
                             156,15               156,15     

2)      Perhitungan   Indeks Harga

a.       metode tak tertimbang (metode agregrafik sederhana)



IA =  X 100 %
rumus:

dimana = 1A : besarnya indrks agregrafik sederhana yang dihitung
                 Pn : harga pada tahun tertentu yang dihitung
                 Po : penjumlahan
                    : penjumlahan

Contoh : diketahui beberapa harga barang di Provinsi Riau

No
Nama  barang / Kg
Harga
2005
2006
1
Beras
6000
7.500
2
Gula  
5000
6000
3
Tepung
3000
3.500
4
Telur    
4000
5000
5
Minyak goreng                    
7000
7.500

Dari data diatas, hitunglah indeks harga konsumen tahuun 2006 dengan metode sederhana

No
Nama  barang / Kg
Harga
Pn
Po
1
Beras
7.500                   
6.000
2
Gula                                          
6.000
5.000
3
Tepung 
3.500
3.000
4
Telur
5.000
4.000
5
Minyak goreng
7.500
7.000

29.500 %
25.000

Dik: 
            IA  =  X 100 %
                   
    2005 IA =  29.500 X 100 %
                      25.000
   2006 IA  = 118,00 %
b.      Metode  Pertimbangan

1)      Metode Indeks Lespeyres ( 1L )


IL =  . Qo X 100
        . Qo

 Rumus:


2)      Metode Paasche ( Ip)


Ip =  . Qn X 100 %
         . Pn
 Rumus:

Dimana:
         Pn : harga pada tahun tertentu yang dihititung
         Po : harga pada tahun
         Qo : kuantitas pada tahun dasar
         Qn : kuantitas pada tahun tertentu yang dihitung
               : penjumlahan

Contoh soal
Harga dan jumlah barang dibeberapa daerah Negara         
No
Nama  barang / Kg
Harga
1
Beras
2.400                  
2.500
10
8
2
Telur
6.500
7.000
15
20
3
Tepung 
3.500
4.00
22
18
4
Ikan asin
2.000
1.750
25
30
5
Minyak goreng
4.000
3.900
30
50

Fungsi Konsumsi Dan Fungsi Tabungan, Investasi

A.    Fungsi Tabungan 

Fungsi konsumsi yaitu fungsi yang menunjukkan besarnya dengan pendapatan nasional.
Secara matematis funsi konsumsi dinyatakan dengan persamaan :


C = a + by
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          
Dimana :
C : besarnya konsumsi masyarakat
a  : besarnya konsumsi pada saat pendapatan = 0 ( konsumsi otonom )
yb: hasil berkonsumsi marginal ( marginal propensitif to consumen = MPC yaitu AC
                                                                                                                                     AY
yd: pendapatan nasional



a = ( APC – MPC ) Y
rumus untuk mencari a


APC : average propensity to consume ( hasrat berkonsumsi rata-rata )
Rurmus APC = C
                                      Y
B.     Fungsi tabungan
Yaitu fungsi yang menunjukkan hubungan besarnya tabungan masyarakat dengan pendapatan nasional.
Secara matematis di nyatakan dengan persamaan :


S = - a + ( 1 – by )


C.     Fungsi investasi
Yaitu fungsi yang menunjukkan hubungan antara tingkat investasi yang digunakan untuk keseimbangan pendapatan yang digunakan untuk investasi.
Secara matematis rumus persamaannya :


S = I

            Hubungan MPC ( marginal propersity to consume ) dengan MPS ( marginal propensity to saving ) sebagai berikut :


MPC + MPS = I

Break even point ( BEP )  pendapatan yang habis dikonsumsi ( BEY ) 


Y = C
Grafik Fungsi Konsumsi dan Tabungan
C5
                                                                                                     y
         a                                         YE

            1-b : kemiringan / lurus S=-a + ( 1 – b ) y disebut juga MPS
            E    : tidak berpotongan fungsi konsumsi
            YE : besarnya pendapatan yang lainnya untuk konsumsi
            Keterangan :
a.       : Berpotongan antara funsi konsumsi ( c = a = by
b.      : kemiringan atau lereng funsi konsumsi c = a + by

Contoh soal :

Pada saat pendapatan 100 milyar rupiah, besarnya konsumsi 95 milyar rupiah dan saat pendapatan 110 milyar rupiah tentukan
a.       Fungsi konsumsi
b.      Fungsi tabungan
c.       Hubungan MPC dan MPS
d.      Besarnya break even income
e.       Pendapatan keseimbangan perekonomian jika besarnya investasi Rp. 40 milyar
f.       Grafik funsi konsumsi dan tabungan.

Jawab :
Penyelesaian
a.       Fungsi konsumsi
C      = a + by
A      = ( APC – MPC ) y
APC = C = 95 = 0,95
            Y    100
MPC ( b ) = AC = 110 – 95 = 15 = 0,75
                    AY    120 – 100
Maka a = ( 0,95 – 0,75 ) 100
          a = 0,20 x 100
          a = 0,20
Fungsi Konsumsi à C = 20 + 0,75 y
b.      Fungsi tabungan
s  : - a ( - 1 – b ) y
s  : - 20 + ( 1 – 0,75 ) y
s  : -20 + 0,25 y

c.       Hubungan MPC dan MPS
0,75 + 0,25 = 1

d.      Besarnya break even income ( BEY )
Y = C
Y = 20 + 0,75 y
y – 0,75 y = 20
0,25 y = 20
y  = - 20
       0,25
yE = 80

e.       Pendapatan keseimbangan, jika investasi 40 M rupiah


S = I
                       
-20 + 0,25 y = 40
- 0,25 y = 40 + 26
0,25 y   = 60
        y   = 60 / 0,25
        y   = 240

f.       Grafik fungsi konsumsi dan tabungan
 

0 komentar:

Post a Comment

tulislah komentar yang baik, kalau kritik boleh untuk membangun blog

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites