Author: dewi astuti
•08:53
MAKALAH 

MEMBANDINGKAN ANTARA UNSUR INTRINSIK DAN UNSUR EKTRINSIK KARYA SASTRA MELAYU (HIKAYAT )DENGAN SASTRA MODREN (CERPEN)

Di Buat Guna Untuk Mengetahui Sastra Melayu Klasik Dengan Sastra Modern

Guru Pembimbing :Ahmad Yusuf  S.Sos

DI SUSUN OLEH

RINA MAIYANA

SEKOLAH MENENGAH ATAS   SWASTA
HARAPAN BANGKO JAYA
KECAMATAN BANGKO PUSAKO
KABUPATEN ROKAN HILIR
                                     
TAHUN PELAJARAN  2012

KATA PENGANTAR
            Puji syukur penulis ucapakan kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan petunjuk dan kemudahan  kepada penulis .sehingga dapat menyelesaikan tugas karya tulis sederhana ini.                               
Karya tulis ini di susun dengan tujuan utama untuk melengkapi tugas wajib individu yaitu pembuatan karya ilmiah.selain itu,juga untuk melatih para siswa-siswi SMA.S  Bangko Jaya kelas X dalam menyusun karya tulis .             
Penulis juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ahmad Yusuf, Sos.1 selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang telah memberikan bimbingannya dalam pembuatan karya tulis ini. Begitu  juga kepada teman-teman atau pihak-pihak terkait yang telah memberikan dukungan moral atau material  hingga terselesaikannya  pembuatan  karya tulis ini.                                                 
Penulis menyadari bahwa dalam menyusun karya tulis ini, masih jauh dari kesempurnaan karena adanya kerbatasan ilmu dan pengetahuan serta refrensi yang penulis miliki. Namun  demikian penulis berharap semoga isi karya tulis ini dapat benar-benar bermanfaat bagi penulis khususnya, serta  para pembaca pada umumnya. Selain itu juga penulis berharap adanya keritik dan saran yang membangun  dari pihak pembaca demi terwujudnya kesempurnaan isi karya tulis ini, sehingga karya tulis ini betul-betul dapat menambah pengetahuan kita dalam penulisan karya tulis ilmiah.   
                                                                                                     Hormat Penulis

                                                                                                  RINA MAIYANA
                                                            DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ………………………………………………………     i
DAFTAR ISI ………………………………………………………………      ii    
BAB 1. PENDAHULUAN ………………………………………………….   1
A.    LATAR BELAKANG ……………………………………………….  1    
B.     RUMUSAN MASALAH …………………………………………….  1
C.     MANFAAT PENULISAN …………………………………………..   1
D.    SISTEMATIKA PENULISAN ……………………………………..    2
BAB 11.PEMBAHASAN……………………………………………………   3
A.    GAMBARKAN UNSUR INTRINSIK DAN UNSUR EKSTRINSIK HIKAYAT …………………………………………………………..                        3
B.     GAMBARKAN UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK CERPEN.    4
C.     PERBEDAAN HIKAYAT DAN CERPEN…………………………  5
BAB 111. PENUTUP………………………………………………………      7
A.    KESIMPULAN………………………………………………………   7
B.     SARAN………………………………………………………………    7
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………..  iii

BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
“Bandingkan unsur intrinsik hikayat dan ektrinsik cerpen”
a.      Intrinsik Hikayat
hikayat adalah sastra melayu lama yang berbentuk prosa yang berisi cerita undang-undang, silsilah raja-raja yang lebih nyata . yang merupankan suatu jenis cerita rakyat .
b.      Ekstrinsik Cerpen
Cerpen  merupakan suatu karya rekaan pengaran, cerita dalam suatu cerpen merupakan hasil pengamatan  pengarang atas hidup dan kehidupan yang nyata. Cerpen  pada dasarnya adalah karya tulis .
B.     RUMUSAN MASALAH
Dari  latar belakang masalah yang kami jumpai , maka rumusan masalah yang kami dapat adalah sebagai berikut :
1.      Apa  unsur-unsur dari hikayat yang berjudul “keong mas “
2.      Apa  unsur-unsur dari cerpen yang berjudul “matahari tak terbit hari ini”
3.      Apa  perbedaan dari hikayat dan novel
C.    MANFAAT PENULISAN
adapun manfaat penulisan yang kami dapat adalah sebagai berikut :
1.      Di  buat guna untuk memenuhi tugas karya ilmiah pada mata pelajaran bahasa indonesia
2.      untuk mengetahui unsur –unsur dari hikayat yang berjudul “keong mas”
3.      untuk mengetahui unsur-unsur dari cerpen yang berjudul “ matahari tak terbit hari pagi ini”
4.      untuk megetahui perbedaan hikayat dan cerpen
D.    SISTEMATIKA PENULISAN
Adapun sistematika penulisan karya ilmiah ini terdiri dari tiga bab  yaitu sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
B.     Rumusan Masalah
C.     Manfaat Penulisan
D.    Sistematika Penulisan
BAB 11PEMBAHASAN
A.    Unsur  intrinsik dan unsur ekstrinsik dari hikayat
B.     Unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik dari cerpen
C.     Perbedaan dari hikayat dan cerpen
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan  
B.     Saran  
DAFTAR PUSTAKA
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik dari hikayat yang berjudul
karya sastra melayu di susun oleh dua unsur yang di susun , dua unsur yang dimaksud adalah unsur intrinsik dan ekstrinsik . unsur intrinsik adalah unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari daam yang mewujudkan struktur suatu karya sastra , seperti tema, tokoh, dan penokohan ,alur dan pengaluran latar dan pelataran dan pusat  pengisahan sedangkan unsur ekstrinsik ialah unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari luarnya dan lainnya .
a.      Tema  dan amanat
Tema  ialah persoalan yang menduduki tempat utama dalam karya sastra. Adapun  tema yang terdapat dalam hikayat berjudul “keong mas” adalah : menceritakan seorang putri kerajaan yang cantik jelita yang bernama cendra kirana dan mempunyai saudara permpuan yang bernama galu ajeng .suatu hari ada seorang pangeran dari kerajaan lain yang bernama raden inu datang dengan maksud melamar cindra kirana saudara permpuan cindra kirana yang bernama galuh ajeng sangat merasa iri .lalu galuhajeng megutuk candra kirana menjadi keong mas lalu membuang nya kesungai .
amatilah ajaran moral atau pesan yang hendak di sampaikan pengarang kepada pembaca melalui karya nya . adapun amanat yang berjudul “keong mas” adalah janganlah kita memiliki rasa iri kepada sesama
b.      Tokoh  dan penokohan
Tokoh  ialah peleku dalam karya sastra .adapun tokoh yang terdapat dalam hikayat yang berjudul “keong mas”ialah cendra kirana ,galuh ajeng dan raden inu.
B.     Unsur Intrnsik Dan Unsur Ekstrinsik Dari Cerpen Yang Berjudul “Matahari Tak Terbit Pagi Ini”
Unsur intrinsik sebuah cerpen terdiri atas tema, alur, sudut pandang, penokohan dan amanat. Adapun  unsur ekstrinsik cerpen, biasanya berkenaan dengan latar belakang pengarang dalam menulis cerpen tersebut dan kerkaitan budaya dengan cerpen. Berikut  analisasi unsur intrinsik dan ekstrinsik unsur cerpen “Matahari Tak Terbit Pagi Ini”
a.       Tema  atau pokok cerpen diatas adalah kerinduaan seseorang kepada orang yang dikasihaninya. Mereka  berpisah karena “ nasib” yang tidak bisa mereka tolak .
b.      Alur  cerpen itu sangat pendek , yakni bergerak maju bercerita tentang seputar kondisi batin tokoh utama  karena kehilangan , orang yang di kasihinya. Meskipun  demikian, alur dasar dari cerpen itu tetap ada yaitu:
1.      Mula - mula, diawali dengan cerita tenteng rasa kehilangan,kecewa dan kekosongan jiwa yang di alami tokoh aku setalah orang di kasihi itu tiada lagi di sampingnya .
2.      Dilanjutkan dengan kisah massa lalu mereka yang di penuhi dengan mimpi dan keceriahan
3.      cerita kembali pada kondisi tokoh aku yang berada dalam kesendirian dan berharap bisa bersama kembali dengan orang yang selalu dirindukannya  itu.
c.       Latar  cerita itu tidak secara tegas menyatakan dimana dan kapan nya memang sulit mendeskripsikan  latar cerita itu secara jelas. Cerpen  itu lebih banyak mengugkapkan isi hati tokoh yang tidak pasti dimana dan kapan terjadi nya. Akan  tetapi, secara sekilas cerita itu menyebut latar tempat yakni kamar. Sementara  itu watak nya, seperti yang di ungkapkan dalam judulnya, adalah pada pagi hari.
d.      Penokohannya  hanya mengangkat dua pelaku, yakni aku dan kamu. pengertian, dan penyabar. Walupun  ia harus berpisah dengan orang yang dikasihinya .
kamu merupakan tokoh pendamping (figuran) yang karakter-karakternya diceritakan melalui tokoh aku. Melelui  ceritanya itu dapat diketahui bahwa kamu adalah seorang yang memiliki senyuman yang menawan. Oleh  karena itu, tokoh aku menyebutnya sebagai bidadari tokoh kamu juga berwatak setia dan memiliki ketanguhan hati. Watak  tersebut tampak dalam cuplikan berikut:
a.       ”Aku takut bila aku berubah tetapi tak akan pernah pangeranku”   ucapan mu pelan.
b.      Kau  telah kesendirian itu dikejauhan sambil berharap matahari akan bercahaya segera menerangi kisi-kisi hati yang tersampul luka rindu kita.
c.       kau pun ada dalam bagian kisah yang tak pernah lekang di panas dan lapuk dihujan itu. selalu ada manik-manik kasih mengalir di samudra kehidupan yang maha luas ini.
e.       Sudut  pandang bersifat megakukan. Dengan  demikian cerpen itu menggunakan sudut pandang orang pertama yang sekaligus berperan sebagai tokoh utama .
f.       Amanat  cerpen itu berisi tentang betapa berartinya seorang yang dikasihi dalam sebuah kehidupan. Ketiadaanya  dapat menyebabkan hidup menjadi sunyi, tidak indah dan serasa tidak bermakna lagi.

Unsur ekstrinsik cerpen tersebut dapat di jelas kan sebagai berikut:
1.      latar belakang pengarang berkaitan dengan falsafah hidup, pendidikan, pekerjaan, pegalaman, usaha, ataupun jenis kelamin. Misalnya, seorang pengarang memiliki falsafah hidup bahwa kepentingan bangsa lebih penting dari pada kepentingan pribadi. Falsafahnya itu sedikit banyak nya akan mewarnai cerpennya.
2.      Latar  belakang budaya  berkaitan dengan keadaan, kebiasaan, atau pola hidup masyarakat ketika cerpen itu dibuat. Cerpen  yang lahir pada masa kolonial sedikit banyak akan bebeda dengan cerpen yang tercipta pada masa kemerdekaan ataupun pada era repormasi .
         
BAB III
PENUTUP
A.    kesimpulan
Maka dapat saya simpulkan bahwa memang ada suatu perbedaan antara hikayat dan cerpen .
B.     Saran  
Semoga  dengan dengan adanya tugas ini kita sebagai siswa /siswi dapat mengetahui perbedaan hikayat dan cerpen .

This entry was posted on 08:53 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments: